Blog Komunitas Pasar Modal

Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

Blog Komunitas Pasar Modal - Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

Reksa Dana Tertutup

Reksa Dana dimana Pemegang Unit Penyertaannya tertutup untuk menjual kembali Unit Penyertaan yang dimilikinya kepada Perusahaan Manajemen Investasi yang menerbitkan Reksa Dana tersebut. Pemegang Unit Penyertaan hanya bisa menjual Unit Penyertaan yang dimilikinya kepada investor lain, dimana mekanisme penjualan tersebut dilakukan di Bursa Efek (Closed-End Mutual Fund).

Reksa Dana (Mutual Fund)

Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam porofolio Efek oleh Manajer Investasi.
Dengan kata lain, reksa dana merupakan suatu wadah berinvestasi secara kolektif untuk ditempatkan dalam portofolio berdasarkan kebijakan investasi yang ditetapkan oleh Manajer Investasi.
Dilihat dari segi bentuknya, reksa dana dapat dibedakan menjadi :
1. Reksa dana berbentuk Perseroan (corporate type). Dalam bentuk reksa dana ini, perusahaan penerbit Reksa dana menghimpun dana dengan menjual saham, dan selanjutnya dana dari hasil penjualan tersebut di investasikan pada berbagai jenis Efek yang diperdagangkan di pasar modal maupun pasar uang.
Reksa dana bentuk Perseroan dibedakan lagi berdasarkan sifatnya menjadi reksa dana Perseroan yang terbuka.
Bentuk ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
? Bentuk hukumnya adalah Perseroan Terbatas.
? Pengelolaan kekayaan reksa dana didasarkan pada kontrak antara Direksi Perusahaan dengan Manajer Investasi yang ditunjuk.
? Penyimpanan kekayaan reksa dana didasarkan pada kontrak antara Manajer Investasi dengan Bank Kustodian.
2. Reksa dana berbentuk Investasi Kolektif (contractual type). Reksa dana bentuk ini, merupakan kontrak antara Manajer Investasi dengan Bank Kustodian yang mengikat pemegang Unit Penyertaan, dimana Manajer Investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan Bank Kustodian diberi wewenang untuk melaksanakan penitipan kolektif.
Bentuk inilah yang lebih populer dan jumlahnya semakin bertambah dibandingkan dengan reksa dana yang berbentuk Perseroan.
Bentuk ini bercirikan :
? Bentuk hukumnya adalah Kontrak Investasi Kolektif.
? Pengelolaan reksa dana dilakukan oleh Manajer Investasi berdasarkan kontrak.
? Penyimpanan kekayaan investasi kolektif dilaksanakan oleh Bank Kustodian berdasarkan kontrak.
Dilihat dari sifatnya, reksa dana dapat dibedakan menjadi :
1. Reksa dana bersifat Tertutup (Closed – End Fund), adalah reksa dana yang tidak dapat membeli kembali saham-saham yang telah dijual kepada Pemodal.
Artinya, pemegang saham tidak dapat menjual kembali sahamnya kepada Manajer Investasi. Apabila pemilik saham hendak menjual sahamnya, hal ini harus dilakukan melalui Bursa Efek tempat saham reksa dana tersebut dicatatkan.
2. Reksa dana bersifat Terbuka (Open-End Fund), adalah reksadana yang menawarkan dan membeli kembali saham-sahamnya dari pemodal sampai sejumlah modal yang sudah dikeluarkan. Pemegang saham jenis ini dapat menjual kembali saham / unit penyertaannya setiap saat apabila diinginkan. Manajer Investasi reksa dana, melalui Bank Kustodian, wajib membelinya sesuai dengan NAB per saham/unit pada saat tersebut.