Blog Komunitas Pasar Modal

Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

Blog Komunitas Pasar Modal - Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

bisnis internasional

Bisnis internasional adalah semua transaksi bisnis, baik pemerintah maupun swasta, yang melibatkan dua negara atau lebih.

Mengapa kita perlu tertarik mempelajari bisnis ini? Jawaban sederhananya adalah bisnis ini meliputi bisnis skala besar maupun berkembang dari seluruh bidang usaha.

Hari ini, hampir semua perusahaan, besar atau kecil, akan terpengaruh oleh kegiatan dan kompetisi global, karena sebagian besar menjual keluar dan/atau investor yang aman dari luar negeri dan/atau bersaing dengan produk dan layanan yang berasal dari luar negeri.

Beberapa perusahaan yang terlibat dalam beberapa bentuk bisnis internasional melakukan kegiatan ekspor dan impor dalam transaksinya.

Banyak dari ahli-ahli bisnis ini menyatakan bahwa ekspor adalah proses logis yang alami alam, terutama dilihat sebagai metode pemahaman negara sebagai target, yang sesuai dengan perpaduan pemasaran, mengembangkan rencana pemasaran berdasarkan penggunaan gabungan , melaksanakan rencana melalui strategi, dengan menggunakan metode kontrol untuk memastikan strategi untuk bertahan.

Proses ekspor ini dikaji dan dievaluasi secara berkala dan dimodifikasi yang dibuat dengan menggunakan percampuran, untuk mendapatkan pangsa pasar yang berdampak pada perubahan daya saing.

Pandangan ini tampaknya menunjukkan bahwa banyak teori bisnis internasional yang berkaitan dengan perusahaan yang berbasis internasional dan mempunyai ambisi-ambisi global, tidak sering berubah tergantung pada kebutuhan khusus dari setiap negara.

Inti masalah lain bisnis internasional adalah pertumbuhan perusahaan, pentingnya jaringan dan interaksi. Pandangan ini tampak pada cara dimana perusahaan dan organisasi berinteraksi dan membentuk jaringan, dimana satu sama lain memperoleh keuntungan komersial di pasar dunia.

Jaringan yang sama dapat menggunakan sub-kontraktor atau komponen, berbagi penelitian dan pengembangan atau biaya operasi yang sama. Jelas, ketika usaha merumuskan sebuah blok perdagangan tanpa hambatan internal, maka mereka benar-benar membuat jaringan mereka sendiri.

Kolaborasi dalam aerospace, manufaktur kendaraan dan teknik yang disponsori semua pembangunan suatu negara atau sekelompok negara berdasarkan pandangan mereka sendiri membangun jaringan internal pasar.

Jaringan dan interaksi pendekatan internationalisasi menunjukkan substansi yang dapat mempengaruhi keputusan ketika mengetahui bagaimana jaringan global pemain bekerja atau berinteraksi.

Misalnya, jaringan pasar yang penting adalah di Timur Tengah. Negara-negara Timur Tengah yang kaya, pasar yang berbeda, dengan bersemangat dan beragam warisan budaya. Ini berarti bahwa meskipun ada proses harmonisasi selama beberapa tahun terakhir, tetapi masih ada perbedaan.

Harus diakui bahwa karena peraturan dan kebutuhan negara-negara harus kembali karena mereka memasuki pasar global atau bisnis internasional, melakukan apapun jenis usaha dapat sangat kompleks. Harus diingat bahwa meskipun negara-negara Timur Tengah yang rata-rata berpenghasilan rendah, mereka ingin perbedaan budaya mereka diakui.

Individu atau perusahaan yang akan atau telah mengakui fakta ini memiliki kesempatan yang baik berhasil mengembangkan strategi pemasaran bisnis internasional untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untungnya, beberapa perusahaan telah menyadari perbedaan ini penting, ketika keputusan strategis dibuat untuk penetrasi ke pasar-pasar jenis ini.

Istilah Pasar Modal

  1. Agio/Disagio : NIlai yang didapatkan dari selisih antara penawaran umu dengan nilai nominal.
  2. Annual Report : Laporan Tahunan dari kegiatan perusahaan, yg meliputi neraca, laporan rugi laba, laporan arus kas, serta laporan perubahan ekuitas.
  3. Bank Kustodian : Pihak yang berfungsi melakukan penyimpanan dan pengamatan fisik dokumen efek.
  4. Bappepam : Badan Pengawas Pasar Modal, merupakan otoritas tertinggi di pasar modal yang memilik kewenangan untuk melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan pasar modal di Indonesia.
  5. Blue Chip : Contoh saham yang paling berkelas dalam pasar modal. Saham ini umumnya dimiliki oleh perusahaan2 mapan dengan reputasi keuangan baik dan stabil.
  6. Bond : Obligasi, investasi pada hutang.
  7. Bull market : Pasar di mana harga dari sejumlah besar saham mengalami peningkatan atau diharapkan mengalami peningkatan.
  8. Bear Market : Kebalikan dari Bull Market.
  9. Bonus Share : Saham2 baru yang dikeluarkan oleh emiten untuk para pemegang saham lama yang berasal dari kapitalisasi Agio saham.
  10. Bursa Efek : Pihak yang menyediakn system atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak2 lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka.
  11. Call : Kontrak opsi yang member hak kepada pemegang opsi tersebut untuk membeli sejumlah tertentu asset pada harga dan waktu tertentu.
  12. Capital Gain : Keuntungan dari hasil jual beli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli saham.
  13. Capital Loss : Kebalikan dari Capital Gain.
  14. Close Position : Keluar dari posisi suatu saham atau efek. Ex : Jika broker meminta anda untuk menutup posisi long pada suatu saham, berarti ia meminta anda untuk segera menjual saham tadi.
  15. Day Trader : Pemain sham yang memegang posisi dalam jangka waktu yang sangat singkat (dalam hitungan menit/jam) dan melakukan beberapa kali perdagangan dalam waktu satu hari. Kegiatan ini dapat dikategorikan sebagai aksi spekulasi.
  16. Derivative : Merupakan efek, seperti kontrak opsi dan futures yang nilainya tergantung dari performa asset yang mendasarinya (underlying asset)
  17. DPR (Dividend Payout Ratio) : Merupakan perbandingan antara DPS dengan EPS.
  18. DPS (Dividend per Shares) : Merupakan total semua dividend yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar.
  19. EPS (Earning per Shares) : Merupakan perbandingan antara laba bersih perusahaan setelah dipotong pajak dengan jumlah saham yang diterbitkan.
  20. Dividend Yield : Dividen tahunan per saham dibagi dengan harga perlembar saham. Dividend Yield ditambah dengan presentase capital gain sama dengan total return sebuah Due Diligence.
  21. Efek : Produk turunan dari asset.
  22. Equity : Biasa disebut dengan Saham, atau surat berharga yang mewakili andil/bagian kepemilikan perusahaan.
  23. Going Public : Proses penjualan saham perdana kepada masyarakat/publik yang dikenal juga dengan istilah IPO.
  24. Greenshoe : Suatu opsi yg memberi izin kepada penjamin emisi saham IPO untuk menjual saham tambahan kepada public/masyarakat jika permintaan terhadap saham tersebut cukup tinggi.
  25. Hedge : Membuat suatu investasi untuk mengurangi/menghindari resiko pergerakn harga suatu asset.
  26. Hedging : Melindungi suatu posisi dalam suatu surat berharga, mata uang maupun asset lainnya.
  27. Index : Pengukuran statistic atas perubahan suatu portofolio saham yang menggambarkan/mewakili pasar secara keseluruhan. The Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks yang paling dikenal, mengukur perubahan nilai keseluruhan dari nilai 500 saham perusahaan besar di AS.
  28. Initial Public Offering (IPO) : Biasa disebut go public, merupakan penjualan saham perdana oleh suatu perusahaan kepada masyarakat.
  29. Investasi : Menempatkan dana pada asset keuangan yang diharapkan akan meningkat nilainya di masa mendatang.
  30. Liability : Kewajiban hukum untuk membayar suatu hutang yang tercatat dalam neraca suatu perusahaan.
  31. Option : Jenis opsi yang dapat dicairkan kaoan saja sampai masa jatuh temponya.
  32. PER (Price Earning Ratio) : Merupakan perbandingan antara harga pasar suatu saham dengan EPS.
  33. Portofolio : Sekelompok asset, seperti saham, obligasi, dan reksadana yang dipegang oleh seorang investor.
  34. Preferred Stock : Saham yang memiliki karakterisitk gabungan antara obligasi dan saham biasa.
  35. Profit Taking : Aksi ambil untung, biasanya terjadi ketika trader menjual saham mereka pada saat harga meningkat.
  36. Prospectus : Dokumen resmi yang menjelaskan secara rinci tentang perusahaan seperti rencana penawaran saham do bursa (IPO), penerbitan saham baru, penerbitan right issue, penerbitan obligasi/hutang, dll.
  37. Put : Suatu kontrak opsi yang member hak kepada pemegangnya untuk menjual sejumlah tertentu saham yang tertera pada opsi dengan harga dan waktu tertentu.
  38. Reksadana : Diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.
  39. Return : Keuntungan maupun kerugian yang diperoleh dalam investasi pada suatu periode tertentu.
  40. Return on Asset (ROA) : Dihitung dengan membagi laba bersih dengan total aktiva perusahaan dan ditampilkan dalam persentase. ROA berguna untuk mengetahui tingkat keuntungan relative terhadap total aktiva perusahaan. Dengan kata lain, ROA akan memberikan gambaran seberapa besar pendapatan dihasilkan dari asset.
  41. Return on Investment (ROI) : Keuntungan ataupun kerugian yang timbul dari kegiatan investasi. ROI biasanya dihitung dalam persentase per tahun.
  42. Right : Hak kepada pemegang saham sebagai orang yang diberi kesempatan pertama untuk membeli saham baru yang akan diterbitkan perusahaan dengan harga yang ditentukan.
  43. Right Offering : Penerbitan right kepada pemegang saham untuk membeli saham tambahan yang akan diterbitkan perusahaan dengan harga tertentu.
  44. Saham Gorengan : Saham perusahaan yan umunya diperdagankan bukan berdasarkan fundamentalnya, tetapi sering diperdagangkan oleh para Bandar saham untuk mendapatkan keuntungan. Ciri2nya antara lain : memiliki kapitalisasi kecil, sehingga saham itu mudah dimainkan oleh para Bandar, Keuntungan maupun kerugian yang diperoleh biasanay cukup tinggi, mengingat resikonya yang tinggi pula.
  45. Short Sale : Suatu transaksi di pasar di mana seseorang (investor) menjual saham pinjaman untuk mendapatkan keuntungan dari (sbg antisipasi) menurunnya harga saham tersebut.
  46. Stagflation : Kondisi stagnasi dalam ekonomi yang disertai dengan meningkatnya harga2.
  47. Stock/Equity : Kepemilikan dalam perusahaan yang diwakili dengan jumlah saham.

Trik agar dapat bertahan dalam dunia Bisnis

Tidak di pungkiri lagi bahwa dunia bisnis itu kejam. Mengapa?? Dapat diartikan bahwa dunia bisnis itu adalah dunia \”orang makan orang\”. Oleh karena itu kita dapat meminimalisasikan keadaan sekitar kita agar tidak termakan oleh mereka. Berdasarkan pengalaman TS bahwa penjualan dan pengefesiensian kinerja perusahaan sangat penting. Oleh karena itu maka TS memberikan step2 atau langkah untuk pemberian CS(Cust Satifaction). Dari sisi penjualan: 1. Kepercayaan. Untuk membangun sebuah bisnis atau transaksi dengan orang atau lembaga maka yang harus di utamakan adalah kepercayaan. Setelah mendapatkan kepercayaan dari customer atau pemasok maka….. 2. Tempat. Setelah mendapatkan kepercayaan dari pabrik atau dari perusahaan pemasok material untuk kita olah maka kita harus mencari sebuah tempat yang strategis dan sesuai dengan modal kita punya agar customer mudah menjangkau tempat kita. 3. Promosi. Tempat dan kepercayaan telah kita miliki, sekarang adalah bagaimana melebarkan sayap perusahaan… Cara yang umum adalah menggunakan promosi, atau servis yang memuaskan bagi konsumen atau customer. Promosi bisa melalui kupon, vocher, bila cust sebuah lembaga atau perusahaan maka bagian purchasing perusahaan tersebut kita bisa memberikan \”pelayanan lebih\”. 4. UniQ. Untuk bisa masuk mendobrak pasar maka diperlukan sesuatu yang fresh, sesuatu yang new atau unik. Agar dapat menarik mata konsumen untuk membeli produk kita. 5.Kartel. Bagian ini adalah bagian yang paling saya sukai, anggap setelah 5-10 tahun kita mendapatkan 15% market share, maka kita dapat menarik perusahaan yang sama atau sejenis dengan perusahaan kita menggunakan sistem kartel yang selama ini kita dengar2. Kita dapat mengambil contoh dari perusahaan semen di Indonesia, Perusahaan telekomunikasi, dll…

Making Money With Forex Trading – How It\’s Done

The currency market, or more specifically the forex market, derives its name from the generic term foreign exchange market. The forex market is a decentralized global network of trading partners, including banks, public and private institutions, retail dealers, speculators, and central banks involved in the business of buying and selling money.

The forex is a spot market, which means that it trades at the current market price as determined by supply and demand within the marketplace. This differs from currency futures traded on the commodity exchange in the United States,which trades a contract price for delivery in the future. In the spot market you are trading cash for cash at the current market price.

The forex is the largest, fastest-growing financial marketplace in the world. Every trading day the forex market handles a transaction volume of nearly $3.2 trillion, according to a survey done by the Triennial Central Bank in 2007. To put that figure in perspective, the average daily volume on the forex market is nearly 20 times larger than on the New York Stock Exchange.

The need for foreign exchange is driven by travelers, multinational corporations, and governments. Tourists from the United States need euros for their European vacations; corporations such as Microsoft exchange profits made overseas into U.S. dollars. Government hold reserve currencies and manipulate the money supply while they implement their monetary policies. The forex market was created to facilitate the sale of currency to customers who intend to take delivery of the currency; however, the vast majority of trading is done by speculators seeking nothing more than profit.

source: ezinearticle
My Blog:

Information And Knowledge | Healthy Living Solution | Information and Business Online | News Technology | For Your Information | Computer Solution

Learn Foreign Exchange

Forex / Currency trading is the trading in the currencies of various countries in order to make profits. Currencies are always traded in pairs means that it can operate in two currencies simultaneously. You buy a currency and selling another currency. The most traded currency pairs are USD / JPY, GBP / USD and EURO / USD. The first currency in the pair is termed as the base currency. Buying GBP / USD means you are buying and selling GBP USD. Similarly, the sale of EURO / USD means you are selling and buying USD EURO.

How to trade currency / foreign exchange

Much money can be made through currency trading. The reason is the margin money requirement (minimum deposit) is only 5% of total trade. For example – If you have Rs 1000 in your account, you can take positions at Rs 20,000 (1000 * 100 / 5). This means that a person can take a big position in the market with a small amount. Let us understand this concept with an example – If you want to trade in pounds and have a capital of 75,000 rupees.

If 1 pound = 75 rupees
Lot size is 1000
The total exposure = 75 000 * 100 / 5 = 14 rupees, 80,000

Case 1 – If the rupee depreciates by R 1, R 1 pound = 76
Operator incurring a loss of Rs 1000 * 10 = Rs 10,000

Case 1 – If the rupee appreciates by R 1, R 1 pound = 74
Operator incurring a profit of R 1000 * 10 = Rs 10,000

With the rise or fall in the currency of one or make money or lose money. Operators should always note there is huge potential of money to be made and the risk is quite high as well. Investing in currency futures is based on the risk appetite. Ideally, a small investor should not have exposure to such instruments.

Forex Trading in India

At present, derivative products (futures and options) are only available in four major currencies – Dollar, Euro, Pound and Yen. These are offered by National Stock Exchange and the exchange of several commodities exchange.

Resignation
Forex is an instrument of very high risk / high financial reward. Trade in foreign currency should be traded only with risk capital. Remember not secure profits in the Forex market.

source: ezinearticles.com
posted by : Sumarwan
visit my blog :
small boat plans
houseboat plans
wooden boat plans
plywood boat plans
sailboat plans
wooden boat building