Blog Komunitas Pasar Modal

Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

Blog Komunitas Pasar Modal - Berbagi Pengetahuan dalam Bidang Pasar Modal

Pasar Modal: Wahana Investasi dan Alternatif Pembiayaan Perusahaan

Pasar modal atau capital market merupakan sebuah aktivitas sebagaimana pasar pada umumnya. Hanya saja dalam pasar modal aktivitas pertemuan antara para pemilik modal dan pihak yang membutuhkan modal, dengan perantaraan broker atau pialang efek. Pemilik modal adalah mereka atau pihak yang memiliki modal atau yang lazim disebut sebagian investor, sedangkan yang membutuhkan modal adalah perusahaan atau pihak yang akan menjual saham, obligasi atau instrumen pasar modal lainnya.

Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call). Karena pasar modal merupakan sebuah pasar dari instrumen keuangan jangka panjang, memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian suatu negara. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer/emiten).

Continue reading

Cara menjual Rumah yg optimal

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat kita mau memasarkan rumah kita. yaitu:

* Sudahkan kita mengetahui harga property yang dijual di sekeliling kita atau yang sepadan dengan karakteristik property kita. Harga yang dimaksud adalah harga transaksi yang telah terjadi. bukan harga penawaran. Sehingga harga yang kita tetapkan adalah harga yang paling menguntungkan buat kita.
* Apakah kondisi rumah kita sudah menarik untuk dilihat calon pembeli?. Seringkali saya mendapati property yang dipasarkan dengan kondisi apa adanya. Dalam beberapa kasus, saya menjumpai beberapa klien saya yang memasarkan property mereka dengan terlebih dahulu merenovasi sehingga tampak lebih bersih, rapi dan nyaman, Hasilnya….bisa ditebak. Harga transaksi yang terjadi lebih tinggi walau sudah dikurangi dengan biaya renovasi. dengan kata lain timbul yang namanya \” nilai tambah \”.
* Memasarkan di media yang tepat. Pencarian media pemasaran yang memiliki karakteristik sesuai dengan property yang kita pasarkan. Contohnya jika kita memasarkan rumah di kota Malang, cari media yang memang membahas masalah property dan memiliki jangkauan kota Malang. Semakin besar jangkauan media pemasaran kita, maka semakin cepat pula kemungkinan property kita laku.

Demikianlah tips2 singkat yang saya rangkum untuk para pembaca sekalian.
Sekian dan terima kasih

Pengalaman Menjadi Panitia pekan diploma

Pekan diploma adalah suatu acara dimana bagi setiap mahasiswa D3 baik keuangan,pemasaran dan akuntansi komputer diwajibkan untuk mengikuti program pekan diploma.Karena pekan diploma merupakan suatu program yang telah disusun oleh pihak D3 bisnis kewirausahan untuk nantinya diterapkan kepada mahsiswa.

Karena pekan diploma sangat penting sebab di acara pekan diploma tersebut kita di ajarakn untuk bagaimana caranya berwirausaha yang baik,sehingga untuk kedepan nya diharapakan para mahasiswa bisa menjadi seoarang entrepreneurship yang handal dibidang nya.

sehingga Pada tahun lalu tepatnya ketika semester 2,saya dan kawan-kawan diberikan kesempatan untuk menjadi panitia pekan diploma,agar nanti untuk kedepan nya saya dan kawan-kawan bisa mengetahui bahwa pekan diploma adalah suatu acara dimana kita sebagai mahasiswa diajrkan untuk menjadi soarang wirausaha.

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Secara historis, pasar modal telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka. Pasar modal atau bursa efek telah hadir sejak jaman kolonial Belanda dan tepatnya pada tahun 1912 di Batavia. Pasar modal ketika itu didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk kepentingan pemerintah kolonial atau VOC.

Meskipun pasar modal telah ada sejak tahun 1912, perkembangan dan pertumbuhan pasar modal tidak berjalan seperti yang diharapkan, bahkan pada beberapa periode kegiatan pasar modal mengalami kevakuman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dunia ke I dan II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Republik Indonesia, dan berbagai kondisi yang menyebabkan operasi bursa efek tidak dapat berjalan sebagimana mestinya.

Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977, dan beberapa tahun kemudian pasar modal mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.

Secara singkat, tonggak perkembangan pasar modal di Indonesia dapat dilihat sebagai berikut:

■14 Desember 1912 : Bursa Efek pertama di Indonesia dibentuk di Batavia oleh Pemerintah Hindia Belanda.
■1914 – 1918 : Bursa Efek di Batavia ditutup selama Perang Dunia I
■1925 – 1942 : Bursa Efek di Jakarta dibuka kembali bersama dengan Bursa Efek di Semarang dan Surabaya
■Awal tahun 1939 : Karena isu politik (Perang Dunia II) Bursa Efek di Semarang dan Surabaya ditutup.
■1942 – 1952 : Bursa Efek di Jakarta ditutup kembali selama Perang Dunia II
■1952 : Bursa Efek di Jakarta diaktifkan kembali dengan UU Darurat Pasar Modal 1952, yang dikeluarkan oleh Menteri kehakiman (Lukman Wiradinata) dan Menteri keuangan (Prof.DR. Sumitro Djojohadikusumo). Instrumen yang diperdagangkan: Obligasi Pemerintah RI (1950)
■1956 : Program nasionalisasi perusahaan Belanda. Bursa Efek semakin tidak aktif.
■1956 – 1977 : Perdagangan di Bursa Efek vakum.
■10 Agustus 1977 : Bursa Efek diresmikan kembali oleh Presiden Soeharto. BEJ dijalankan dibawah BAPEPAM (Badan Pelaksana Pasar Modal). Tanggal 10 Agustus diperingati sebagai HUT Pasar Modal. Pengaktifan kembali pasar modal ini juga ditandai dengan go public PT Semen Cibinong sebagai emiten pertama.
■1977 – 1987 : Perdagangan di Bursa Efek sangat lesu. Jumlah emiten hingga 1987 baru mencapai 24. Masyarakat lebih memilih instrumen perbankan dibandingkan instrumen Pasar Modal.
■1987 : Ditandai dengan hadirnya Paket Desember 1987 (PAKDES 87) yang memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk melakukan Penawaran Umum dan investor asing menanamkan modal di Indonesia.
■1988 – 1990 : Paket deregulasi dibidang Perbankan dan Pasar Modal diluncurkan. Pintu BEJ terbuka untuk asing. Aktivitas bursa terlihat meningkat.
■2 Juni 1988 : Bursa Paralel Indonesia (BPI) mulai beroperasi dan dikelola oleh Persatuan Perdagangan Uang dan Efek (PPUE), sedangkan organisasinya terdiri dari broker dan dealer.
■Desember 1988 : Pemerintah mengeluarkan Paket Desember 88 (PAKDES 88) yang memberikan kemudahan perusahaan untuk go public dan beberapa kebijakan lain yang positif bagi pertumbuhan pasar modal.
■16 Juni 1989 : Bursa Efek Surabaya (BES) mulai beroperasi dan dikelola oleh Perseroan Terbatas milik swasta yaitu PT Bursa Efek Surabaya.
■13 Juli 1992 : Swastanisasi BEJ. BAPEPAM berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Modal. Tanggal ini diperingati sebagai HUT BEJ.
■22 Mei 1995 : Sistem Otomasi perdagangan di BEJ dilaksanakan dengan sistem computer JATS (Jakarta Automated Trading Systems).
■10 November 1995 : Pemerintah mengeluarkan Undang –Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Undang-Undang ini mulai diberlakukan mulai Januari 1996.
■1995 : Bursa Paralel Indonesia merger dengan Bursa Efek Surabaya.
■2000 : Sistem Perdagangan Tanpa Warkat (scripless trading) mulai diaplikasikan di pasar modal Indonesia.
■2002 : BEJ mulai mengaplikasikan sistem perdagangan jarak jauh (remote trading).
■2007 : Penggabungan Bursa Efek Surabaya (BES) ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan berubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pasar Modal 2012, Investor Domestik ditargetkan 2,3 Juta Orang

T Bursa Efek Indonesia menargetkan jumlah investor domestik pada 2012 mencapai satu persen dari jumlah penduduk Indonesia, atau 2,3 juta orang.
Diharapkan jumlah investor domestik di pasar saham Indonesia lebih banyak ketimbang investor asing. Dengan demikian, pasar saham Indonesia akan lebih stabil “Sekarang jumlah investor domestik masih sedikit sekali, belum sampai satu persen dari penduduk Indonesia. Sebaliknya, 67 persen kepemilikan saham di pasar modal Indonesia adalah investor asing,\” tutur Direktur Bursa Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi seusai peluncuran Kompetisi Nasional Pasar Modal 2011 di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Kamis (21/10).
Untuk mendorong peningkatan investor domestik ini dilakukan komunikasi marketing yang terintegrasi. Komunikasi marketing ke masyarakat menjangkau para profesional, ibu rumah tangga, sampai pelajar dan mahasiswa. Untuk masyarakat, sudah dibuka pusat informasi pasar modal di 14 kota di Indonesia dan 60 Pojok BEI di berbagai kampus di Indonesia.
Pemahaman tentang pasar modal dan investasi akan diberikan ke anak-anak mulai taman kanak-kanak sampai SMA. Mulai November 2010, pembelajaran akan disampaikan kepada anak TK, kelas 1, 3, dan 6 SD, serta siswa SMP di sekitar 20 sekolah di Jakarta.
Buku \”Finance for Kids\” juga disiapkan. \”Untuk anak TK, tentu pembelajaran akan dimulai dari konsep uang, menabung, baru ke pasar modal. Semakin dini masyarakat memahami pasar modal, semakin banyak investor domestik seperti terjadi di Korea,\” tutur Friderica yang lebih sering dipanggil Kiki.
Desember 2010, PT Bursa Efek Indonesia akan diadakan olimpiade pasar modal nasional untuk siswa SMA. Kompetisi yang memacu pemahaman siswa tentang pasar modal ini akan dilakukan setiap tahun. Karenanya, Friderica mengapresiasi juga Kompetisi Nasional Pasar Modal 2011 yang dimulai 21 Oktober 2010. KNPM 2011 diadakan dengan kerja sama UKWMS, PT Indostock ITHO, dan PT BEI. Kompetisi ini pertama kali dilangsungkan pada 2003.
Untuk kriteria kompetisi investasi saham online, kata ketua panitia KNPM 2010 Siprianus S Sina, mahasiswa selama enam bulan berlatih dan menjalankan investasi saham. Secara virtual, setiap mahasiswa mendapatkan modal Rp 100 juta dan besaran keuntungan atau kerugian akan menjadi salah satu kriteria penilaian.
Kompetisi investasi saham online ini diikuti mahasiswa di 14 kota, di antaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Makassar, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, dan Palembang. Selanjutnya, 10 peserta terbaik dari setiap kota akan mempresentasikan strategi yang digunakan dalam berivestasi pada semifinal yang diselenggarakan 22 Juli 2011 dan final 23 Juli 2011.
Salah satu penilaian mendasar dalam kompetisi ini adalah penggunaan prinsip-prinsip investasi secara benar. Adapun kategori KNPM lainnya adalah kompetisi teori secara online.
Kategori ini untuk menguji pemahaman mahasiswa atas seluk-beluk investasi. Kompetisi ini diselenggarakan awal Juli 2011. Semakin banyak dipahami, jumlah investor domestik semakin banyak. Pasar saham pun semakin stabil.
Saat ini, indeks harga saham gabungan ditutup di 3.597 dan nilai transaksi harian mencapai Rp 4,4 triliun perhari. Adapun nilai kapitalisasi pasar sudah lebih dari Rp 3.000 triliun. PT BEI menargetkan pada 2012 nilai kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar Rp 3.200 triliun.